FENOMENA FEAR OF MISSING OUT (FOMO) DALAM PERSPEKTIF TAFSIR AL-AZHAR KARYA BUYA HAMKA

Analisis Tematik Ayat-Ayat Tentang Kecemasan Sosial

Authors

  • Luthviyah Romziana Universitas Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Indonesia
  • Arini Hikmati Shofiyah Universitas Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30868/at.v11i01.10271

Keywords:

Buya Hamka, FOMO, Tafsir Al-Azhar, Qana’ah, Kecemasan Digital

Abstract

Fenomena Fear Of Missing Out (FOMO) di era digital tidak hanya dipahami sebagai kecemasan psikologis akibat kecanduan media sosial, tetapi juga menyimpan dimensi spiritual yang memerlukan pendekatan normative-religius. Penelitian ini bertujuan menganalisis penafsiran Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan dengan FOMO serta mengkontekstualisasikannya dengan realitas masyarakat digital kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan metode tematik (maudu’i). Data primer bersumber dari Tafsir Al-Azhar jilid 2,3, dan 6 pada QS. An-Nisa’: (32), QS. Thaha: (131), QS. Al-An’am: (116), sedangkan data sekunder diperoleh dari jurnal ilmiah dan literatur psikologi sosial, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hamka menafsirkan FOMO sebagai manifestasi dari kelemahan spiritual. Tiga nilai utama ditemukan: syukur sebagai terapi kecemasan, qana’ah sebagai benteng perbandingan sosial, dan pengendalian diri sebagai filter arus informasi. Dengan penelitian ini, penafsiran Hamka menawarkan rekontruksi konseptual FOMO dengan menggeser locus of control dari validasi eksternal media sosial menuju keteguhan tauhid, sehingga relevan sebagai landasan literasi digital berbasis nilai keagamaan.

References

Abdulkarim Amrullah, A. (Hamka). (1989). Tafsir Al-Azhar. Pustaka Nasional Pte Ltd Singapura, 1588–2296.

Aini, A., & Husna, H. (2025). Implementasi Budaya Baku Untuk Terapi Mindfulness Islami Sebagai Alternatif Penanggulangan Kecemasan Dan Depresi Di Kalangan Generasi Muda (Studi Kasus Di Lingkungan Daarut Tauhiid Bandung). Jurnal Pendidikan Buddha Dan Isu Sosial Kontemporer (Jpbisk), 7(1), 1–11.

Aini, N. (2025). Fenomena Gaya Hidup Hedonisme Remaja Di Jakarta Selatan Antara Tuntutan Sosial Dan Eksistensi Diri Di Tiktok. Universitas Satya Negara Indonesia.

Al-Azhar Jilid, T. (2017). Pustaka Nasional Pte Ltd Singapura. Https://Ia902800.Us.Archive.Org/12/Items/Tafsiralazhar08_201912/Tafsir Al-Azhar 02.Pdf

Ali Rohmatullah, M. (2024). Konsep Syukur Sebagai Media Terapi Fomo Syndrome (Perspektif Tafsir Al-Azhar ). Αγαη, 15(1), 6.

Anisa Sajida 200601089.Pdf. (N.D.).

Apdillah, D., Zebua, R. B., Idham, M., & Anhar, I. (2022). Teknologi Digital Di Dalam Kehidupan Masyarakat. Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, 8(2), 101–107.

Ayat, S. A. (2025). No Title. 2(1).

Julianingsih, T., & Damayanti, I. (2022). Locus Of Control, Fomo, Kecenderungan Kecanduan Internet Pada Penggemar Korean Wave. Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi, 1(1), 15.

Kholik, A. (2025). Fenomena Fear Of Missing Out ( Fomo ) Dalam Perspektif Al-Qur ’ An : Kajian Mahasiswa Tafsir Al-Qur ’ An. 1–7.

Larasati, A. N., & Simbolon, H. (2026). Hubungan Antara Self-Comparison Terhadap Self Esteem Pada Remaja Perempuan Pengguna Media Sosial. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 5(1), 50–63.

Maya, M. (2024). Fear Of Missing Out: Hambatan Interaksi Sosial Di Dunia Nyata Akibat Media Sosial (Studi Kasus Mahasiswa Fisip Universitas Lampung).

Ni’mah, F., & Gunarti, T. T. (2025). Perspektif Al-Qur’an Tentang Fenomena Fear Of Missing Out (Fomo): Analisis Tematik Qs. Al-An ‘Am Ayat 116 Dalam Tafsir Al-Azhar Buya Hamka. Pasir: Jurnal Pusat Studi Islam Pesisir, 1(1), 70–84.

Prof.Dr.Hamka. (2017). Taffsir Al-Azhar Jilid 6. Jurnal Sains Dan Seni Its, 6(1), 51–66. Http://Repositorio.Unan.Edu.Ni/2986/1/5624.Pdf%0ahttp://Fiskal.Kemenkeu.Go.Id/Ejournal%0ahttp://Dx.Doi.Org/10.1016/J.Cirp.2016.06.001%0ahttp://Dx.Doi.Org/10.1016/J.Powtec.2016.12.055%0ahttps://Doi.Org/10.1016/J.Ijfatigue.2019.02.006%0ahttps://Doi.Org/10.1

Rakhimullah, R. (2025). Analisis Dampak Liberalisasi Konten Media Sosial Pada Fenomena Fomo Mahasiswa Pai Fiai Uii. Universitas Islam Indonesia.

Rasanty, N. A. (2023). Sosialisasi Fenomena Fear Of Missing Out (Fomo) Pada Digital Natives Pengguna Media Sosial. Jurnal Pengamas, 5(3), 226–233. Https://Doi.Org/10.33387/Pengamas.V5i3.2643

Ricardo, D., & Arifi, A. (2025). Integrasi Ilmu Dan Agama Dalam Kajian Islam Kontemporer: Kajian Kepustakaan Tentang Relevansi Pendekatan Multidisipliner. Advances In Education Journal, 2(3), 1600–1608.

Rosyid, M. F., & Abdullah, F. (2025). Transformasi Sosial Dan Relasi Budaya Dalam Perkembangan Kajian Teoritis Tafsir Di Indonesia. Mawali: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 2(1), 12–30.

Rusli, R., & Fatra, E. (2025). Konstruksi Identitas Dan Perilaku Baru Di Media Sosial: Potret Sosiologis Masyarakat Kota Makassar. Komunika: Jurnal Ilmiah Komunikasi, 3(2), 39–48.

Verina, L. O., Suminar, P., & Himawati, I. P. (2026). Fenomena Fear Of Missing Out (Fomo) Di Kalangan Generasi Z Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Global Education, 7(1), 367–378.

Yanti, A., Fitriani, A., & Izzati, I. D. C. (2026). Hubungan Antara Penerimaan Sosial Dan Ketidakpuasan Penampilan Ideal Pada Mahasiswa Dampak Standar Kecantikan Media Sosial Tiktok. Sentri: Jurnal Riset Ilmiah, 5(2), 1882–1894.

Published

29-05-2026

How to Cite

Romziana, L., & Shofiyah, A. H. (2026). FENOMENA FEAR OF MISSING OUT (FOMO) DALAM PERSPEKTIF TAFSIR AL-AZHAR KARYA BUYA HAMKA: Analisis Tematik Ayat-Ayat Tentang Kecemasan Sosial. Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 11(01), 45–54. https://doi.org/10.30868/at.v11i01.10271

Citation Check